Air Susu Dibalas Dengan Air Tuba

23/10/2010

Tumapel merupakan salah satu daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Yang menjadi akuwu (setara camat zaman sekarang) Tumapel saat itu bernama Tunggul Ametung. Atas bantuan Lohgawe, Ken Arok dapat diterima bekerja sebagai pengawal Tunggul Ametung.

Ken Arok kemudian tertarik pada Ken Dedes istri Tunggul Ametung yang cantik. Apalagi Lohgawe juga meramalkan kalau Ken Dedes akan menurunkan raja-raja tanah Jawa. Hal itu semakin membuat Ken Arok berhasrat untuk merebut Ken Dedes, meskipun tidak direstui Lohgawe.

Ken Arok membutuhkan sebilah keris ampuh untuk membunuh Tunggul Ametung yang terkenal sakti. Bango Samparan pun memperkenalkan Ken Arok pada sahabatnya yang bernama Mpu Gandring dari desa Lulumbang (sekarang Lumbang, Pasuruan), yaitu seorang ahli pembuat pusaka ampuh.

(Baca:  Selengkapnya…..)

Sumpah Pemuda, Bukti Otentik Lahirnya Bangsa Indonesia

01/11/2010

Kami poetera dan poeteri Indonesia,
mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.

Kami poetera dan poeteri Indonesia,
mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Kami poetera dan poeteri Indonesia,
mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

——————————————

Begitulah bunyi naskah asli Sumpah Pemuda hasil rumusan Moehammad Yamin yang dibacakan Soegondo Djojopuspito dan kawan-kawan pada Kongres Pemuda Kedua pada tanggal 28 Oktober 1928.

Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda Kedua berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh Indonesia. Atas inisiatif PPPI, kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat.

Rapat pertama, Sabtu, 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Waterlooplein (sekarang Lapangan Banteng). Dalam sambutannya, ketua PPPI Sugondo Djojopuspito berharap kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda. Acara dilanjutkan dengan uraian Moehammad Yamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya, ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.

Baca entri selengkapnya »

Gus Dur, Bapak Pluralisme itu Wafat

12/01/2010

Jakarta, NU Online
Inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun, mantan presiden RI KH Abdurrahman Wahid atau biasa dikenal Gus Dur telah meninggal dunia pada pukul 18.45 WIB.

Kepala tim dokter yang menangani Gus Dur dr Yusuf Misbah, mengatakan kondisi Gus Dur sebenarnya sempat membaik namun pada Rabu siang tadi, pukul 11 kembali memburuk karena penyakit komplikasi antara diabetes, ginjal, stroke dan jantung.

Pada pukul 18.15 kondisi gus dur dinyatakan kritis dan pada pukul 18.45 dinyatakan meninggal dunia. Mala mini juga, jenazah Gus Dur akan dibawa ke kediamannya di Ciganjur.

Adik Gus Dur, Gus Solah menyatakan sampai saat ini belum ada keputusan jenazah Mantan Ketua Umum PBNU ini akan dimakamkan dimana karena masih menunggu rapat keluarga, Namun, ada kemungkinan akan dimakamkan di Jombang, tanah kelahirannya. “Kami menunggu keputusan keluarga untuk dimakamkan di mana,” tuturnya.

Meninggalnya Gus Dur menjadi sebuah kehilangan besar bagi komunitas NU mengingat sedemikian banyak jasa yang telah dilakukan olehnya selama memimpin PBNU

Ketua PBNU Mustofa Zuhad Mughni mengatakan selama 15 tahun kepemimpinannya, Gus Dur telah malakukan pencerahan kepada seluruh lapisan di NU, pada bidang pemikiran. Ini dimungkinkan karena era Gus Dur, NU kembali ke khittahnya sebagai organisasi massa keislaman, sementara pada periode sebelumnya, NU masih menjadi partai politik.

“Gus Dur telah mengembangkan tradisi keilmuan dilingkungan NU, seperti pengembangan tradisi bahtsul masail, pengenalan ekonomi kerakyatan, pembentukan lembaga pengkaderan NU atau Lakpesdam NU dan lainnya.

Sejak pertama kali memimpin NU pada tahun 1984, Gus Dur juga telah memiliki visi menjadikan NU sebagai organisasi yang modern dan tertata rapi. “Zaman pertama kali diangkap tahun 1984, sudah mencanangkan komputerisasi, sampai ke cabang-cabang, waktu itu masih diketawain orang,” tandasnya.

“Banyak hal yang bisa diteladani dari pribadi Gus Dur, diantaranya konsistensi dalam pemikiran. Ia merupakan tokoh berkarakter dan berani mengambil risiko atas kepemimpinannya, terlepas dari kekurangan yang dimilikinya.

Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi menyatakan: “Belum ada kader sekokoh Gus Dur dari perjuangannya. Hanya karena masalah lingkungan, ini semua tidak menjadi kapasitas penuh. Karena kesehatan dan lingkungan, tapi orisinal Gus Dur luar biasa.”

Gus Dur juga bukan orang yang suka mengeluh dengan persoalan yang dihadapi. Ia berani menanggung semua risiko atas tindakan yang diambilnya.

Selamat jalan sang pejuang demokrasi. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa dan kesalahannya, menerima semua amal kebajikannya dan menempatkannya dalam kemuliaan di sisi-Nya. Amiin.

Sumber: http://www.nu.or.id



Artikel Terkait :

Gus Dur di Mata Mereka
Video-video Seputar Gu Dur
Gus Dur Dibunuh
Benar, Apa Kata Gus Dur

Sumpah dan Jani Menteri

05/11/2009

Hari Kamis, 22 Oktober 2009 sebagaimana dilaporkan Liputan 6 SCTV  di atas, sebanyak 34 menteri Kabinet Indonesia Bersatu II dan dua pejabat setingkat menteri dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pengambilan sumpah jabatan dibacakan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sesuai agama  masing-masing, yang diikuti para menteri yang dilantik.

Baca selengkapnya

Gempa Bumi, Sebuah Peringatan Dari Allah SWT

04/10/2009

Subhaanallaah, Maha Suci Allah atas segala Qudrah dan Iradah-Nya. Tentunya bukanlah sesuatu yang kebetulan apabila waktu terjadinya gempa bumi di Tasikmalaya, Padang dan Jambi yang menurut BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) terjadi pada jam 14.55, jam 17.16 dan jam 08.52, ketika dikaitkan dengan ayat-ayat Al-Quranul Karim ternyata memberikan makna yang sama yaitu merupakan “ayat-ayat bencana” sebagai peringatan Allah terhadap umat manusia yang tidak mau bersyukur dan mengingkari ayat-ayat Allah SWT. Bukan kebetulan, karena kejadian gempa bumi dan ayat-ayat Al-Quran, keduanya merupakan ketentuan dan kehendak Allah SWT.

Gempa bumi di Padang Sumatera Barat terjadi pada tanggal 30 September 2009 jam 17.16 dengan kekuatan 7,6 SR. (sumber: http://www.bmg.go.id/60gempa.bmkg?…)

Firman Allah dalam Al-Quran surat Al-Isra (17) ayat 16 :

وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا

“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, Maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, Maka sudah sepantasnya Berlaku terhadapnya Perkataan (ketentuan kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya”. (Baca selengkapnya)

Biografi KH. Mushlih Bin H. Abdurrozi

02/10/2009

KH. MUSHLIHHadratus Syekh KH. Mushlih bin H. Abdurrozi yang lebih dikenal dengan panggilan Mama Ajengan Jenggot, lahir pada tahun 1905 M di Desa Loji, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, dari seorang ibu bernama Hj. Romlah. Ayahnya bernama H. Abdur Rozi atau yang lebih dikenal dengan panggilan Embah Penghulu Kadar. Keduanya merupakan keturunan dari Syekh Maulana Hasanudin, Banten. Semasa kecil Hadratus Syekh lebih dikenal dengan nama Den Enoh. (Baca selengkapnya)

Pendaftaran Siswa Baru

14/04/2009

SMP Al-Mushlih

Menerima Pendaftaran

Siswa Baru/Pindahan Tahun Pelajaran 2009/2010

mulai 18 Mei 2009 – 11 Juli 2009

jam 08.00 – 14.oo (setiap hari kerja)

Pra UN 2009

26/03/2009

pra-un09

Untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan dan kemampuan daya serap siswa terhadap kegiatan Bimbingan Belajar yang telah dilaksanakan sejak awal Februari 2009, pada tanggal 23 – 27 Maret 2008 SMP Al-Mushlih menyelenggarakan Pra Ujian Nasional, setelah sebelumnya melaksanakan Try Out pada tanggal 11 – 12 Maret 2009.

Semua kegiatan ini dilakukan sebagai usaha yang sungguh-sungguh pihak penyelenggara sekolah agar kelulusan siswa dalam Ujian Nasional Tahun 2009 di SMP Al-Mushlih mencapai 100%.

Akreditasi SMP Al-Mushlih dalam Foto

12/03/2009

Pertanyaan Tim Asesor kepada Kepala Sekolah dan Yayasanakr_kom01_comakr_gr_com

akr_sis02_comtim-akrd_comakr_yay_com

Pada tanggal 27 – 28 Oktober 2008, SMP Al-Mushlih telah mengikuti proses akreditasi dengan hasil alhamdulillah mendapat status “Terakreditasi B”, sehingga mulai Tahun 2009 dapat melaksanakan Ujian Nasional secara Mandiri.